Jumat, 24 Januari 2014

Terbukti! Keuangan Mikro Syariah Entaskan Kemiskinan di Negara-Negara Arab



Konsep keuangan mikro syariah dapat digunakan untuk menciptakan sistem keuangan yang inklusif di negara-negara Arab yang pada akhirnya dapat mengentaskan kemiskinan. Demikian disampaikan Muhammad Zubair Mughal, CEO AlHuda Center of Islamic Banking and Economics (CIBE) dalam sebuah workshop internasional tentang keuangan mikro syariah yang diselenggarakan oleh AlHuda CIBE dan Arab Student Aid International di Amman, Yordania (20/01), seperti dilaporkan CPI Financial.
arab spring map1 450x238 arab spring map

Kemiskinan akhir-akhir ini meningkat secara signifikan di negara-negara Arab yang diketahui kaya akan sumber daya mineral dan minyak. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya produk keuangan untuk pengentasan kemiskinan yang sesuai dengan prinsip keyakinan dan budaya mereka.

Dilihat dari status terakhir kondisi kemiskinan di dunia arab, ia mengatakan kemiskinan telah menyebar dengan sangat cepat ke Syria, Iraq, Libya, Mesir, Yaman, dan Tunisia sebagai konsekuensi dari revolusi di dunia Arab. 
Sementara itu, kemiskinan sudah hadir sejak lama di beberapa Negara arab seperti Sudan dan Somalia yang bisa diselesaikan secara efektif melalui keuangan mikro syariah yang sesuai dengan prinsip yang mereka anut.
Mughal juga memaparkan indeks kemiskinan di negara-negara Arab yang membuktikan tingginya tingkat kemiskinan di wilayah tersebut antara lain Iraq sebesar 23%, Iran 18%, Yaman 35,8%, Yordania 13,5% dan Libanon 28%.
“Jika dilihat dari sisi geografis, lokasi Jordan dikelilingi oleh zona konflik seperti Syria, Iraq, Palestina dan Libanon. Sementara itu, pengembangan sektor UMKM, pendidikan, masalah pengungsian dan penciptaan lapangan pekerjaan dapat dengan cepat diselesaikan jika Yordania mengambil peran sebagai pusat keuangan mikro syariah di wilayah Arab.” ujarnya.
Dalam kata sambutannya di acara tersebut, Ameera Yaaqbeh Hilal, Direktur Eksekutif Arab Student Aid International mengatakan, “Sistem keuangan mikro syariah merupakan kebutuhan yang mendesak saat ini  di mana kemiskinan dapat dientaskan melalui pemberian pinjaman pembiayaan kepada para mahasiswa dan meningkatkan kemampuan kewirausahaan mereka.”
Indonesia merupakan negara terbaik di dunia dalam penerapan sistem keuangan mikro syariah.  Salah satunya tercermin dalam salah satu lembaga keuangan mikro syariah yaitu Baitul Mal wa Tamwil yang tidak ditemukan konsep serupa di negara manapun. Selain itu, hampir setiap bank syariah di Indonesia juga memiliki unit usaha mikro yang memang ditujukan untuk membiayai UMKM. 
Menurut Aries Mufti, Dewan Pakar Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) sekaligus Ketua Asosiasi BMT se-Indonesia (ABSINDO), Saat ini banyak Negara-negara di Timur Tengah yang mencontoh konsep BMT di Indonesia.
Sumber: muslimdaily.net

0 Pendapat: