KEI FEB UNS

Kajian Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNS

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Islam Pasti Menang!

Dialah yang mengutus rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama meskipun orang musyrik membenci." {QS. Ash Shaff (61): 9}

Minggu, 29 Agustus 2010

OJK Perlu Dikawal Syariah


Agustiarto Mingka, Sekjen IAEI

 RUU OJK yang saat ini sedang digodok juga akan memasukkan lembaga keuangan syariah di dalamnya. Dalam pelaksanaannya, OJK yang terkait lembaga keuangan syariah pun harus terus dikawal agar tetap berada dalam koridor. Demikian diungkap Sekjen Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), Agustianto Mingka, kepada Yogie Respati dari Republika, seperti dipaparkan berikut ini.
 
Jika dibentuk, OJK akan mengawasi perbankan syariah. Menurut Anda?

Pegiat masyarakat ekonomi syariah perlu mengawal pelaksanaan dan operasional OJK sehingga paling tidak masyarakat ekonomi syariah ini bisa mewarnai OJK. Nantinya juga yang mengawasi bank syariah memiliki kompetensi dan ghirah syariah yang kuat. OJK harus dipersiapkan secara matang karena pengawasan bank sentral (Bank Indonesia) ke lembaga yang belum jelas strukturnya dan operasinya masih tanda tanya besar. Kita harus bekerja keras mengawal OJK agar bank syariah bisa berkembang.

Urgensi keberadaan OJK bagi perbankan syariah?
OJK bisa menjadi lembaga yang efektif mengatur bank syariah sehingga bank syariah benar-benar menjadi lembaga yang tepercaya, sehat, dan kuat. OJK juga seharusnya berperan mendorong pertumbuhan dan pengembangan bank syariah. Di lain pihak, juga perlu adanya pengawasan yang efektif, konsisten, dan tegas, termasuk pengawasan implementasi prinsip syariah.

Poin-poin apa yang penting ada di OJK?
Adanya regulasi yang mendukung pengembangan bank syariah dan penerapan regulasi yang konsisten, seperti keharusan koversi ke syariah jika UUS sudah 15 tahun atau modalnya 50 persen dari induknya. Regulasi semacam ini harus dijalankan, termasuk aturan tentang permodalan pendirian bank baru.

Regulasi OJK juga harus mempermudah perizinan dengan tetap menerapkan kehati-hatian. Selain itu, juga yang terkait dengan dorongan peningkatan kualitas SDM, seperti sertifikasi bankir sebagai direksi bank syariah, demikian pula kepala cabang, legal officer, DPS, bahkan sampai marketer dan customer service.

Di dunia asuransi syariah, keharusan sertifikasi ini sudah jalan. Di bank syariah belum. Lalu, terdapat aturan tentang pengawasan dan pelaksanaan pengawasan yang efektif dan optimal serta keharusan adanya aturan bagi setiap bank syariah agar memiliki audit syariah dalam rangka diterapkannya syariah compliance yang efektif. Selama ini, audit syariah belum ada sehingga sering kali terjadi penyimpangan yang luput dari pengetahuan DPS. Ringkasnya, OJK harus punya nyali kesyariahan yang kuat dan kompetensi yang bisa diandalkan.

Bagaimana dengan regulasi dari BI yang sudah ada saat ini?
Regulasi yang ada mencukupi, tapi dari sisi pengembangan produk ini masih perlu ditingkatkan dan sejalan dengan regulasi BI. Pegiat ekonomi syarah juga perlu sumbang pemikiran terhadap sistem dan operasional di OJK nantinya sehingga tidak seperti mengikuti air yang mengalir saja.  ed: yeyen rostiyani
Sumber : Milis FoSSEI

Jumat, 27 Agustus 2010

LOMBA KARYA TULIS EKONOMI ISLAM



LOMBA KARYA TULIS EKONOMI ISLAM
“MENUJU KEMANDIRIAN INDONESIA DENGAN EKONOMI ISLAM”

I.   PENJELASAN UMUM
LOMBA KARYA TULIS EKONOMI ISLAM (LKTEI)
4th SETiA KEI FE UNS 2010
A. Definisi
Lomba Karya Tulis Ekonomi Islam (LKTEI) merupakan tulisan berisi ide atau gagasan kreatif. LKTEI ini juga merupakan salah satu even kompetisi ilmiah yang menjadi serangkaian acara 4th SETiA. Karya berdasarkan data yang dianalisis secara runtut, tajam dan diakhiri dengan kesimpulan yang relevan. Hasil karya ini diharapkan mempunyai pemikiran ke depan untuk memecahkan permasalahan yang ada sekarang.
B. Persyaratan Peserta
1.   Lomba ini terbuka untuk seluruh mahasiswa/i yang masih aktif di seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia.
2.    Peserta LKTEI bersifat tim yang terdiri dari 2-3 orang.
3.    Dapat berasal dari berbagai disiplin ilmu (boleh berbeda atau sama dengan yang ditekuni oleh bersangkutan).
4.   Karya tulis yang dilombakan adalah karya orisinil, tidak mengandung unsur plagiat, bukan merupakan hasil penelitian/skripsi, dan belum pernah dipublikasikan. Karya tulis yang pernah ikut serta namun tidak mendapatkan nominasi atau belum pernah sebagai finalis boleh diajukan kembali dengan revisi atau perbaikan terhadap hal-hal penyebab karya tulis tidak mendapatkan nominasi.
C. Proses Pengiriman dan Prosedur Seleksi Karya Tulis
-          Proses Pengumpulan Karya Tulis
1.    Karya Tulis peserta dijilid menggunakan kertas Buffalo hijau.
2.    Karya tulis dikirim kepada panitia sebanyak 3 (tiga) rangkap dalam bentuk hardcopy dan 1 (satu) dalam bentuk softcopy di dalam CD dengan format doc dan pdf.
3.    Karya tulis dikirim ke alamat:
Panitia Lomba Karya Tulis Ekonomi Islam (LKTEI) 4th SETiA KEI FE UNS 2010
Graha Syariah KEI FE UNS Gedung Keluarga Mahasiswa Fakultas Ekonomi UNS
Jl. Ir Sutami 36A Kentingan Surakarta 57126
4.    Softcopy karya tulis juga dapat dikirim ke email panitia maksimal tanggal tersebut ke alamat lktei.keifeuns@gmail.com dengan format doc dan pdf.
5.    Karya Tulis diterima panitia paling lambat (deadline) maksimal hari Senin, 20 September 2010.
6.    Informasi lebih lanjut hubungi 085669667422(Anggel)
     081915322061(Ami)
-          Proses Seleksi Karya Tulis
1.    Penyerahan/pengiriman hardcopy Karya Tulis peserta kepada Panitia paling lambat diterima pada hari Senin, 20 September 2010 ke alamat Panitia dan softcopy Karya Tulis peserta juga harus dikirim melalui E-mail ke: lktei.keifeuns@gmail.com dalam format doc dan pdf.
2.    Seleksi dan penilaian dilaksanakan secara berjenjang yaitu babak kualifikasi (desk evaluation) dan babak kualifikasi final melalui proses:
a.   Seleksi kelengkapan administrasi
b.   Penilaian desk evaluation dimaksudkan untuk menjaring karya tulis 5 besar dari seluruh karya tulis yang terdaftar sesuai persyaratan yang dilakukan oleh dewan ketiga dewan juri.
c.    5 finalis terpilih wajib presentasi untuk menentukan juara I, II, dan III yang secara langsung akan ditentukan oleh ketiga dewan juri.
3.    Pengumuman peserta Finalis LKTEI 2010 yang berjumlah 5 tim akan disampaikan oleh panitia pada hari Kamis, 14 Oktober 2010 melalui telepon, blog atau website KEI FE UNS.
4.    5 (lima) tim yang masuk putaran final akan menjadi delegasi dalam rangkaian acara 4th SETiA dan dikenai biaya sebesar Rp 225.000,00/tim (untuk biaya akomodasi).
5.    Presentasi, pengumuman, dan penyerahan hadiah LKTEI  akan dilaksanakan pada hari Minggu, 24 Oktober 2010.
6.    Panitia tidak menerima surat menyurat dalam proses seleksi. Namun, menerima pertanyaan yang mungkin diperlukan
7.    Keputusan ketiga dewan juri tidak bisa diganggu-gugat.

D. Tema dan Topik
    Materi dan tulisan mengacu pada tema yaitu; “Menuju Kemandirian Indonesia Melalui Prinsip Ekonomi Islam dalam Menghadapi Persaingan Global”. Tema tersebut diusung berkaitan dengan, permasalahan yang ter-up date saat ini yang masih hangatnya tentang perjanjian perdagangan bebas CAFTA (China-Asean Free Trade Area) yang terhitung dan dimulai tanggal 1 Januari 2010 lalu.
-     Sub tema yang diharapkan dari LKTEI ini adalah:
Ø Solusi bagi UMKM dalam menghadapi persaingan global
Ø Revitalisasi sektor UMKM dengan prinsip ekonomi Islam dalam menghadapi CAFTA
Ø Peran dan kontribusi sistem ekonomi Islam dalam mewujudkan kemandirian bangsa

E.  Sifat dan Isi Tulisan
Sifat dan isi tulisan harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
1. Kreatif dan Objektif
a.   Tulisan berisi gagasan yang kreatif untuk mencari jalan keluar bagi permasalahan yang ada di Indonesia
b.   Tulisan tidak bersifat emosional atau tidak menonjolkan permasalahan subyektif.
c.     Tulisan didukung oleh data dan/atau informasi terpercaya.
d.   Bersifat asli (bukan karya jiplakan) dan menjauhi duplikasi.
2.Logis dan Sistematis
a.   Tiap langkah penulisan dirancang secara sistematis dan runtut.
b.   Pada dasarnya karya tulis ilmiah memuat unsur-unsur identifikasi masalah, analisis sintesis, kesimpulan dan sedapat mungkin memuat saran-saran.
3.Isi tulisan berdasarkan telaah pustaka dan hasil pengamatan/interview, maupun hasil penelitian eksperimental. Untuk kategori penelitian boleh dimuat hasil-hasil penelitian terdahulu.
4.Materi karya tulis tidak harus sejalan dengan bidang ilmu yang sedang ditekuni para penulis/ dalam hal ini mahasiswa.
5.Materi karya tulis ilmiah merupakan isu mutahhir (current issues) atau aktual

F.  Penghargaan
Peserta LKTEI yang terpilih sebagai pemenang (juara I, II, dan III) diberikan penghargaan yang berupa Sertifikat dan Piala dari Rektor Universitas Sebelas Maret, Piala Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret dan dana pembinaan, sesuai dengan peringkatnya:
1.    Juara I         : Sertifikat + Piala Rektor UNS* + Rp 1.764.350,00
2.    Juara II        : Sertifikat + Piala Dekan FE UNS* + Rp 1.327.250,00
3.    Juara III        : Sertifikat + Piala KEI FE UNS* + Rp 908.400,00
Catatan:
Seluruh peserta LKTEI akan mendapatkan sertifikat.
*dalam konfirmasi aktif

II. PENULISAN KARYA TULIS
A. Persyaratan Penulisan
1. Naskah ditulis menggunakan Bahasa Indonesia yang baku, minimal 20 halaman dan maksimal 35 halaman. Jika terdapat jumlah halaman yang tidak sesuai dengan ketentuan, maka hal tersebut dapat mengurangi penilaian.
2.Bahasa Indonesia yang digunakan hendaknya baku dan benar dengan tata bahasa dan ejaan yang disempurnakan, sederhana, jelas, satu kesatuan, mengutamakan istilah yang mudah dimengerti, tidak menggunakan singkatan seperti tdk, tsb, yg, dgn, dll, sbb.
3. Naskah dijilid dengan menggunakan kertas Buffalo warna hijau.
B. Sistimatika Penulisan
1.   Bagian Awal
a.   Halaman Judul
-      Judul diketik dengan huruf besar.
-      Nama tim penulis, Nomor Induk Mahasiswa dan nama perguruan tinggi ditulis dengan jelas.
-      Tahun Penulisan.
b.   Lembar Pengesahan
-      Lembar pengesahan memuat judul, nama penulis, dan nomor induk mahasiswa.
-       Lembar pengesahan ditandatangani oleh Dosen Pembimbing, dan Wakil/ Pembantu Rektor / Ketua / Direktur Bidang Kemahasiswaan lengkap dengan stempel Perguruan Tinggi.
-      Lembar pengesahan diberi tanggal sesuai dengan tanggal pengesahan.
c.   Kata Pengantar dari Penulis.
d.   Daftar isi dan daftar lainnya yang diperlukan seperti Daftar Gambar, Daftar Table, dan Daftar Lampiran.
e.   Ringkasan karya tulis disusun sebanyak-banyaknya 1 (satu) halaman yang mencerminkan isi keseluruhan karya tulis, mulai dari latar belakang, tujuan, landasan teori yang mendukung, metode penulisan, pembahasan, kesimpulan, dan rekomendasi.
2.   Bagian Inti
a.   Pendahuluan
Bagian Pendahuluan berisi hal-hal sebagai berikut:
1)   perumusan masalah yang mencakup latar belakang tentang alasan mengangkat masalah tersebut menjadi karya tulis (dilengkapi dengan data atau informasi yang mendukung) dan penjelasan tentang makna penting serta menariknya masalah tersebut untuk ditelaah;
2)   uraian singkat mengenai gagasan kreatif yang ingin disampaikan;
3)   tujuan dan manfaat yang ingin dicapai melalui penulisan.
b.   Telaah Pustaka
Telaah Pustaka berisi 
1)   uraian yang menunjukkan landasan teori dan konsep yang relevan dengan masalah yang dikaji,
2)   uraian mengenai pendapat terdahulu yang berkaitan dengan masalah yang dikaji,
3)   uraian mengenai pemecahan masalah yang pernah dilakukan.
c.    Metode Penulisan
Penulisan dilakukan mengikuti metode yang benar dengan menguraikan secara cermat cara/prosedur pengumpulan data dan/atau informasi, pengolahan data dan/atau informasi, serta pembahasan.
d.   Bagian Isi atau Pembahasan
Analisis permasalahan didasarkan pada data dan/atau informasi serta telaah pustaka untuk menghasilkan pemecahan masalah atau gagasan yang kreatif, inovatif, dan solutif.
e.   Kesimpulan dan saran
1)    Kesimpulan harus konsisten dengan analisis permasalahan dan menjawab tujuan.
2)    Saran disampaikan berupa kemungkinan gagasan kreatif serta agenda ke depan.
3.      Bagian Akhir
a.  Daftar Pustaka ditulis untuk memberi informasi sehingga pembaca dapat dengan mudah menemukan sumber yang disebutkan.
b.  Daftar Riwayat Hidup (biodata atau curriculum vitae) peserta mencakup (1) nama lengkap, (2) tempat dan tanggal lahir, (3) alamat tempat tinggal, (4) nomor telepon, (5) riwayat pendidikan, (6) riwayat organisasi, (6) karya-karya ilmiah yang pernah dibuat, penghargaan- penghargaan ilmiah yang pernah diraih, serta dilampiri dengan pas foto warna terbaru ukuran 4x6 di pojok kanan atas halaman.
c.  Lampiran (jika diperlukan)

C.  Petunjuk Pengetikan
1.    Naskah diketik 1 (satu) spasi pada kertas berukuran A4 dengan font 12, times new roman, jarak pengetikan 4 cm dari samping kiri, 3 cm dari samping kanan, 3 cm dari batas atas, dan 3 cm dari batas bawah.
2.    Cara penulisan Bab dan Sub-bab tidak menggunakan sistem numeral, artinya tidak ada penomoran Bab dan Sub-bab. Penulisan bab baru mengikuti bab sebelumnya dengan jarak 3 spasi antara judul bab dengan baris terakhir bab sebelumnya (tidak berganti halaman baru).
3.    Judul artikel diketik menggunakan huruf besar (kapital) dengan font style bold (cetak tebal) dengan posisi di tengah tanpa digarisbawahi.
4.    Judul Bab diketik menggunakan huruf besar (kapital) dengan font style bold (cetak tebal) dimulai dari sebelah kiri tanpa digaris-bawahi.
5.    Judul Sub-bab ditulis dengan font style bold (cetak tebal), dimulai dari sebelah kiri, huruf pertama setiap kata ditulis dengan huruf besar (kapital.
6.    Judul Anak Sub-bab ditulis dengan font style italic (cetak miring) dimulai dari sebelah kiri, huruf pertama setiap kata ditulis dengan huruf besar (kapital).
7.    Jarak pengetikan antara Bab dan Sub-bab 2,5 spasi, antara Sub-bab dan kalimat dibawahnya 2 spasi.
8.    Alinea baru diketik menjorok ke dalam (diberi indentation) sebanyak 7-8 karakter (sekitar 1,25 cm).
9.    Ringkasan dan Daftar Pustaka diketik 1 spasi.
10. Nama-nama penulis beserta alamat institusinya diketik di bawah judul artikel dengan jarak 1,5 spasi
11. Bagian kelengkapan administratif yang meliputi halaman judul, nama/daftar anggota kelompok, halaman pengesahan serta kata pengantar apabila ada, diberi nomor halaman menggunakan angka romawi kecil dan diketik di sebelah kanan bawah (i, ii, dan seterusnya).
12. Bagian utama (naskah artikel) diberi nomor halaman menggunakan angka arab yang dimulai dengan nomor halaman 1 (satu) dan diketik di sebelah kanan atas dengan jarak 3 cm dari tepi kanan dan 1,5 cm dari tepi atas.
13. Tabel diberi judul dengan penomoran tabel sesuai dengan urutan kemunculannya dalam naskah. Judul tabel ditulis di atas tabel dengan nomor tabel menggunakan angka arab.
14. Gambar baik dalam bentuk grafik maupun foto diberi judul dengan penomoran gambar sesuai dengan urutan kemunculannya dalam naskah. Judul gambar ditulis di bawah gambar dengan nomor gambar menggunakan angka arab.

III.          Tata Tertib LKTEI
1.    Peserta Finalis LKTEI menggunakan pakaian rapi, jas almamater, dan sepatu.
2.    Peserta akan tampil dan mempresentasikan karya tulisnya dihadapan 3 (tiga) Dewan Juri yang terdiri atas akademisi dan praktisi. Waktu presentasi masing-masing peserta adalah maksimal 25 menit dengan alokasi waktu:
a.   Persiapan Presentasi maksimum 5 menit
b.   Presentasi Karya Tulis maksimum 10 menit
c.    Tanya-jawab dengan Dewan Juri maksimum 10 menit
3.    Peserta diharapkan hadir di ruang presentasi 15 menit sebelum final dimulai.
4.    Jika dalam waktu 3 menit peserta yang dipanggil tidak tampil ke depan, maka peserta yang bersangkutan dinyatakan gugur.
5.    Panitia menyediakan LCD, laptop, layar dan papan tulis untuk digunakan pada saat presentasi.
6.    Keputusan Dewan Juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

IV.          Kriteria Penilaian Karya Tulis
Penilaian Karya Tulis meliputi 2 (dua) aspek, yaitu penilaian karya tulis dengan bobot 30% dan presentasi 70%. Penilaian karya tulis dilakukan oleh Tim yang terdiri atas 3 (tiga) dewan juri yang pakar dibidangnya. Masing-masing berasal dari akademisi dan praktisi.
Peserta atau tim akan didiskualifikasi apabila kedapatan tidak sesuai dengan ketentuan dan atau pedoman yang telah ditentukan oleh panitia. Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu-gugat.