KEI FEB UNS

Kajian Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNS

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Islam Pasti Menang!

Dialah yang mengutus rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama meskipun orang musyrik membenci." {QS. Ash Shaff (61): 9}

Kamis, 22 Oktober 2009

SHERINA 2009



Sabtu-Ahad, 10-11 oktober lalu, KEI mengadakan Sherina (Sharia Economic Learning in Nature). Kegiatan ini berlangsung di Ngargoyoso, Kemuning. Sherina merupakan salah satu acara kaderisasi KEI yang berbentuk pengenalan dan pembelajaran ekonomi Islam di alam bebas. Peserta Sherina merupakan mahasiswa baru muslim 2009 yang berjumlah 33 orang terdiri dari 18 akhwat dan 15 ikhwan.
Acara ini dimulai dengan pemberangkatan peserta dari kampus ke Kemuning pada pukul 14.45 menggunakan 2 buah minibus. Perjalanan memakan waktu sekitar 1 jam lebih.dan sampai di tujuan pada pukul 16.00.
Setelah sampai di sana, peserta memiliki waktu sampai Maghrib untuk sholat Ashar dan keperluan pribadi lainnya. Materi pertama dimulai pukul 19.30 dengan menghadirkan pembicara Joko Margono dengan tema “Islam is My Soul”. Sesi ini berlangsung hingga pukul 21.00 yang kemudian dilanjutkan sesi kedua. Materi kedua diisi oleh Fitra Jaya Saleh dengan tema “Be The Real Moslem with Islamic Economics” lalu dilanjutkan sesi ketiga pukul 22.00 dengan tema “KEI dan KeFoSSEI an” yang disampaikan oleh Muhammad William Rahaditama dan Syaiful Amri selaku Presiden KEI FE UNS 2009 dan acara hari pertama berakhir pukul 23.00.
Setelah semua materi hari pertama selesai, peserta diperbolehkan istirahat untuk mempersiapkan diri acara outbond keesokan harinya.
Peserta mulai bangun pada pukul 03.00 untuk melaksanakan sholat Lail dan dilanjutkan dengan sholat Subuh. Selesai sholat, peserta diberi waktu untuk persiapan outbond. Guna menunjang stamina tubuh, panitia juga menyediakan segelas susu hangat dan roti. Pukul 6.00 peserta mengikuti FGD (Forum Group Discussion) yang sebelumnya peserta telah dibagi ke beberapa kelompok dan didampingi oleh 2 orang panitia untuk menyampaikan sedikit materi tentang KEI dan ekonomi Islam.
Sekitar pukul 6.30 peserta diberangkatkan untuk outbond. Outbond kali ini dibagi menjadi 4 pos yang di setiap posnya terdapat 2 orang panitia untuk memberikan game secara singkat kepada tiap kelompok. Untuk yang akhwat, Pos 1 adalah pos kreativitas, dimana peserta dapat berpikir kreativ dan memandang suatu hal (masalah) dengan sudut pandang yang beda. Pos 2 adalah pos ketangguhan, dimana peserta diuji ketangguhannya untuk merayap dan makan sarapan. Pos 3 adalah pos kesegaran dan kecepat-tepatan, dimana peserta melakukan sholat dhuha dan melakukan game spider web. Pos 4 adalah pos komunikasi dalam keterbatasan, dimana peserta dilatih untuk melakukan komunikasi dengan segala keterbatasannya
Peserta ikhwan dan akhwat melalui jalur yang berbeda, tapi setelah pos keempat mereka dikumpulkan di satu lapangan untuk diberi materi terakhir yang diisi oleh Berry yang juga Presiden BEM FKIP UNS. Materinya tentang keorganisasian yang dikemas dalam bentuk permainan antara lain tentang saling percaya, kerjasama tim dan juga inisiatif yang berakhir bersamaan dengan masuknya waktu dhuhur.
Setelah peserta mandi dan makan siang, acara diakhiri dengan penutupan dan sarasehan. Secara keseluruhan acara berlangsung dengan lancar dan menyenangkan. Para peserta juga merasa senang dan mengaku mendapat banyak ilmu walaupun capek. SHERINA kali ini bisa dikatakan sukses dan semoga sherina tahun-tahun berikutnya dapat lebih sukses dengan peserta yang lebih banyak.
Ekonomi Islam? Subhanallah…
(dew2_miauw)

Sabtu, 08 Agustus 2009

Bluprint Perbankan Syariah : Tahapan Menuju Kemaslahatan Umat

Perkembangan perbankan syariah di Indonesia merupakan suatu perwujudan dari permintaan masyarakat yang membutuhkan suatu sistem perbankan alternatif yang selain menyediakan jasa perbankan/keuangan yang sehat, juga memenuhi pinsip-prinsip syariah. Perkembangan sistem keuangan syariah sebenarnya telah dimulai sebelum pemerintah secara formal meletakkan dasar-dasar hukum operasionalnya. Dengan demikian, legalisasi kegiatan perbankan syariah melalui UU No.7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dalam UU No.10 Tahun 1998 serta UU No. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia maka diperlukan suatu Cetak Biru pengembangan yang memberikan arahan yang ingin dicapai serta tahapan-tahapan untuk mewujudkan sasaran pengembangan jangka panjang. Berkaitan dengan hal itu, maka Biro Perbankan Syariah - Bank Indonesia sejak tahun 2001 telah melakukan kajian dan menyusun Cetak Biru Pengembangan Perbankan Syariah Nasional untuk periode 2002-2011 (Cetak Biru) yang didalamnya termasuk pula inisiatif-inisiatif terencana dengan tahapan yang jelas untuk mencapai sasaran pengembangan yang ditetapkan. Ini merupakan jawaban atas permintaan yang nyata dari masyarakat.

Dalam rangka mewujudkan sistem perbankan yang sehat, kuat dan efisien untuk mencapai stabilitas sistem keuangan dan mendorong pembangunan ekonomi nasional, Bank Indonesia menyusun
Arsitektur Perbankan Indonesia (API) dengan tujuan:
§Terciptanya struktur perbankan yang sehat, yang mampu mendorong pembangunan nasional secara berkesinambungan;
§Terbentukny industri perbankan yang memiliki ketahanan dalam menghadapi risiko;
§Terciptanya good corporate governance;
§Terbentuknya sistem pengaturan dan pengawasan perbankan yang efektif dan efisien;
§Terwujudnya infrastruktur yang lengkap dan dapat mendukung efisiensi operasional sistem perbankan;
§Terwujudnya pemberdayaan dan perlindungan konsumen pengguna jasa perbankan.

Pada dasarnya konsep pengembangan perbankan syariah memiliki tujuan yang sama dengan tujuan penyusunan API dengan dilengkapi nilai-nilai syariah. Cetak Biru pengembangan perbankan syariah akan lebih menjelaskan. Adapun target pencapaian pengembangan sistem perbankan syariah nasional adalah:
-Memiliki daya saing yang tinggi dengan tetap berpegang pada nilai-nilai syariah;
-Memiliki peran signifikan dalam sistem perekonomian nasional serta perbaikan kesejahteraan rakyat;
-Memiliki kemampuan untuk bersaing secara global dengan pemenuhan standar operasional keuangan internasional.

Visi dan misi pengembangan perbankan syariah disusun dengan mengacu pada nilai dasar Islami.
Visi:
“Terwujudnya sistem perbankan syariah yang kompetitif, efisien dan memenuhi prinsip kehati-hatian yang mampu mendukung sektor riil secara nyata melalui kegiatan pembiayaan berbasis bagi hasil (share-based financing) dan transaksi riil dalam kerangka keadilan, tolongmenolong
dan menuju kebaikan guna mencapai kemashlahatan masyarakat”.
Misi:
“Mewujudkan iklim yang kondusif untuk pengembangan perbankan syariah yang istiqomah terhadap prinsip-prinsip syariah dan mampu berperan dalam sektor riil, yang meliputi:
*melakukan kajian dan penelitian tentang kondisi, potensi serta kebutuhan perbankan syariah secara berkesinambungan;
*mempersiapkan konsep dan melaksanakan pengaturan dan pengawasan berbasis risiko guna menjamin kesinambungan operasi perbankan syariah yang sesuai dengan karakteristiknya;
*mempersiapkan infrastruktur guna peningkatan efisiensi operasional perbankan syariah;
*mendesain kerangka ‘entry and exit’ perbankan syariah yang dapat mendukung stabilitas sistem perbankan. “

Sasaran pengembangan perbankan syariah sampai tahun 2011 adalah:
♣Terpenuhinya prinsip syariah dalam operasional perbankan;
♣Diterapkannya prinsip kehati-hatian dalam operasional perbankan syariah;
♣Terciptanya sistem perbankan syariah yang kompetitif dan efisien;
♣Terciptanya stabilitas sistemik serta terealisasinya kemanfaatan bagi masyarakat luas.

Banyak hal yang masih perlu dilakukan dalam rangka mewujudkan sistem perbankan syariah yang sehat, konsisten menjalankan prinsip syariah dan berkontribusi secara nyata bagi kemaslahatan seluruh masyarakat dan perekonomian secara umum. Keberhasilan untuk mewujudkan hal tersebut memerlukan dukungan dan partisipasi dari seluruh stakeholder perbankan syariah.

Demikian sedikit ulasan tentang Cetak Biru Pengembangan Perbankan Syariah Nasional untuk periode 2002-2011 yang dapat Dept.IES berikan. Semoga di Share yang akan datang, kami dapat memberikan info yang lebih lengkap. Insya Allah..aamiin..






share_dept. IES , April, 29th 2009

Sabtu, 02 Mei 2009

Cerita dari telmireg 2009

Pada hari Kamis,23 April 2009, delegasi temilreg itu yang terdiri dari aku saddam, zulfikar, havidz, dan mas amri berangkat ke semarang sekitar pukul 17.00, kami berangkat naik bus Ac Safari jurusan semarang-solo, bus yang lumayan nyaman untuk perjalanan jauh menurut kami, di perjalanan beberapa dari kami merasa kurang enak badan, karena tidak terbiasa dengan bus ber AC yang lumayan dingin, tapi menurutku nggak juga sih hanya beberapa orang seperti mas Ammri dan Zulfikar saja yang merasa seperti itu. Dan yang lebih unik lagi, coba tebak terapi apa yang digunakan zulfikar untuk mengantisipasi mabuk daratnya?Yap, ternyata dia menggunakan balsem, dan balsem apakah itu?ternyata balsemnya nggak nyambung sama apa yang sedang dideritanya, balsemnya itu adalah balsem otot geliga??
Kemudian perjalanan berlalu hingga akhirnya sampailah kami di kota semarang, penumpang bus lama-kelamaan berkurang karena sudah sampai tempat tujuan, dan menjelang sampainya di UNISULA , penumpang bus ternyata tinggal kami, seorang sopir, dan seorang kondektur, dan perjalanan pun serasa milik delegasi temilreg,hi...hiii.....
Akhirnya perjalanan berakhir ketika kami sudah sampai di UNISULA, sesampainya di sana ternyata kami harus menunggu pemberitahuan panitia mengenai tempat penginapan sementara. Di bawah sinar rembulan yang begitu bersemangat dan ramah senyumnya, kami mencoba bermuhasabah di depan kampus UNISULA tepatnya di depan gerbang masuk, wajah-wajah kami begitu serius menunjukkan rasa kelelahan....pun begitu kelihatan ekspresinya zulfikar yang semenjak dari bus tampaknya mabuk darat dan pegal-pegal.....to be continued

di tulis oleh
muhammad syukron

posting oleh
ali febriyanto

Senin, 27 April 2009

SPDC (Sharia Poster Design competition)

Dalam rangka memeriahkan FEI 2009, KEI FE UNS juga mengadakan acara lomba design poster, namanya, Sharia Poster Design competition (SPDC).


Syarat Peserta
-Untuk umum (wilayah Jawa Tengah dan DIY)
-Menyertakan identitas (nama, alamat, no. telp/HP) saat pengumpulan karya
-Fotocopy atau scan KTP/Kartu Mahasiswa/SIM


Ketentuan Karya
-Karya Orisinal, asli, bukan bajakan, buatan sendiri,dan bebas dari unsur SARA, Politik, dan bebaskan karya anda.
-Apabila hasil penjiplakan, plagiat, karya akan dianulir dan dibatalkan penghargaannya.
-Karya bisa merupakan kerja individu dan kelompok max 2 orang.
-Bentuk karya berupa softcopy ukuran kertas A3 disimpan dalam format .cdr dan .jpg.
-Tema : GO WITH SHARIA ECONOMIC
-Pengumpulan antara 10 April-19 Mei
-Hasil Karya menjadi milik Panitia.
-Hak cipta tetap milik peserta.
-Panitia berhak mempublikasikan hasil karya peserta tanpa atau dengan persetujuan pemilik karya.


-Alamat Pengiriman:
1. Graha Syariah KEI FE UNS, Gedung
KM FE UNS, Jl. Ir. Sutami 36A
Kentingan, Surakarta 57126
2. dikirim ke feiuns2009@gmail.com

Hadiah Bagi Pemenang
Juara 1 Rp 200.000,00
Juara 2 Rp 150.000,00
Juara 3 Rp 100.000,00
masing-masing berbentuk tabungan di Bank Syariah
Penjurian dan pengumuman


Penilaian berdasarkan :
-Orisinalitas karya
-Kesesuaian tema dan konsep desain
-Lingkup kedalaman eksplorasi tema serta komunikatif dalam penyampaian pesan
-Inovasi serta sisi artistik penyajian visual.
-Pengumuman pemenang akan diumumkan pada acara Seminar pada tanggal 23 Mei 2009
-Pemenang akan mendapatkan undangan mengikuti seminar.


Contact Person
Anwar 085646588535
Dewi 085647236906
BIAYA PENDAFTARAN GRATIS !!!

Rabu, 08 April 2009

Pamflet FEI

Open Recuitmen FEI

Senin, 06 April 2009

FEI 2009 (FESTTIVAL EKONOMI ISLAM 2009)

FEI 2009 adalah salah satu program kerja yang baru dalam kepengurusan KEI FE UNS periode ini. Program kerja ini melibatkan seluruh departemen yang ada di dalam KEI FE UNS yang berisi bermacam-macam rangkaian acara. Mulai dari syukuran, bazaar, call for paper, seminar nasional, dan lain sebagainya yang akan diadakan selama bulan Mei.

Latar belakang program kerja ini adalah karena selama ini milad KEI FE UNS, yakni pada bulan Mei, tidak pernah diadakan suatu acara untuk memperingatinya. Oleh karena itu, pada kepengurusan periode ini dibuat suatu program kerja bersama yang di dalamnya merupakan program kerja yang sebenarnya hampir semuanya sudah ada di tiap periode tetapi digelar pada bulan Mei untuk menyemarakkan milad KEI FE UNS.

Adapun program kerja yang akan digelar pada bulan Mei adalah:

1. Syukuran

Acara ini merupakan salah satu program kerja yang baru diselenggarakan pada periode ini dan dikhususkan untuk memperingati milad KEI FE UNS pada tanggal 6 Mei. Dalam acara ini KEI FE UNS mengundang pihak-pihak terkait untuk ikut menyemarakkan acara syukuran.

2. Seminar Nasional

Dalam acara seminar nasional ini, akan dipaparkan dan dikaji bagaimana Pendidikan Ekonomi Islam yang tepat akan menjawab tantangan dan keraguan akan peran perguruan tinggi dalam mengatasi masalah kurangnya sumber daya insani yang berkualitas di perbankan syariah di Indonesia. Adapun pembicara yang akan hadir dalam seminar nasional ini adalah:

· Agustianto (Sekjen Ikatan Ahli Ekonomi Islam)*

· Prof. Bambang Setiaji (Ketua MES Solo)*

· DR. Mohammad Abdul Kholiq Hasan, MA, Med (alumnus S3 Sudan, penyusun kurikulum Ekonomi Islam untuk perguruan Al Irsyad)*

Keynote Speech:

· Ust. Abdullah Manaf Amien (MUI Solo)*

*rencana awal

3. Kampanye Nasional

Kampanye nasional ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mensosialisasikan Pendidikan Ekonomi Islam dengan cara membagikan leaflet yang berisi tentang apa, bagimana, apa yang harus dilakukan dan kemanfaatan Ekonomi Islam bagi masyarakat.

4. Poster Contest

Adalah salah satu program kerja yang baru diselenggarakan dalam periode ini. Program kerja ini adalah menyelenggarakan kontes untuk menarik minat para desainer membuat suatu poster tentang Ekonomi Islam.

5. Launching Website & Upload

Adalah salah satu program kerja yang baru diselenggarakan dalam periode ini. Tujuan diadakannya program kerja ini adalah memberikan informasi kepada khalayak tentang Ekonomi Islam , KEI FE UNS, dan lain sebagainya.

6. Sharia Award

Adalah salah satu program kerja yang baru diselenggarakan dalam periode ini. Tujuan diadakannya program kerja ini adalah untuk memberikan penghargaan kepada orang-orang di Fakultas Ekonomi UNS atas pencapaian dan kontribusi mereka di Ekonomi Islam.

7. Bazaar

Bazaar ini menyediakan oleh-oleh khas Solo dan Pakaian-pakaian Batik.

BY : Panitia FEI 2009

Jumat, 03 April 2009

10 Pembatal Keislaman

Syirik dalam Ibadah kepada Allah
Menjadikan Perantara antara dia dan Allah dalam Peribadahan
Tidak Mengkafirkan Orang Kafir
Berhukum dengan selain Hukum Allah
Membenci Ajaran Rasul walaupun Mengamalkannya
Mengolok-olok Perkara Agama
Sihir
Membantu dan menolong kaum kafir untuk memusuhi muslimin
Menyatakan Bolehnya Keluar dari Syariat
Berpaling dari Agama Allah

Senin, 30 Maret 2009

Cerita dari Telminas Bali

Berikut akan kami ceritakan tentang kepergian delegasi KEI FE UNS yang berjumlah lima orang ke TEMILNAS 2009 di Bali pada 6-9 Maret kemarin. Kepergian kami menuju TEMILNAS 2009 di Bali mengalami banyak sekali pengalaman unik. Perjalanan kami dimulai dari bus carteran FoSSEI Jateng yang berhenti di dekat RS Panti Waluyo (yang seharusnya berhenti di Jajar). Hal itu menyebabkan rombongan dari KSEI Desya dan KSEI FRESH bingung karena mereka mencegat bus di Jajar. Selain itu, kami menemui tiga kali kecelakaan selama perjalanan yang sempat membuat jalan macet.
Kami tiba di Pulau Bali sekitar pukul 07.00 WIB dengan menaiki kapal feri dari pelabuhan Ketapang dan berlabuh di pelabuhan Gilimanuk. Kami sudah memperkirakan bahwa akan terlambat datang di acara pembukaan karena perkiraan kami akan tiba di tempat acara yakni Art Center dalam waktu tiga jam. Akhirnya kami tiba di tempat tujuan sekitar pukul 10.30 WIB. Setelah melakukan registrasi kami mendapat kabar bahwa rombongan KSEI dari Jateng terancam tidak bisa ikut olimpiade dikarenakan terlambat datang. Hal ini membuat kami gundah gulana karena niat awal kami ikut temilnas adalah untuk mengikuti olimpiade ekonomi Islam untuk mengetahui sejauh mana kemampuan kami dibanding dengan KSEI lain di seluruh Indonesia. Pupus sudah harapan untuk mengikuti Olimpiade ini. Padahal, kami sudah mempersiapkan segalanya selama 3 minggu sebelum hari H. Ibaratnya, seperti kalah sebelum bertanding. Namun, kami dari rombongan Jawa Tengah mencoba lobi ke panitia agar diberikan waktu tambahan untuk mengikuti olimpiade ini. Akhirnya setelah melalui diskusi dengan panitia rombongan KSEI dari Jateng diperbolehkan mengikuti olimpiade tapi dengan jadwal susulan yang mengakibatkan KSEI yang hanya mengirimkan tiga orang delegasi tidak dapat mengikuti acara NTT (National Training for Trainers) dan AMT (Achievment Motivation Training). Jam 14.00 WITA kami, peserta olimpiade regional Jawa Tengah diisolasi di ruang tersendiri untuk mengerjakan soal babak penyisihan yang terdiri dari 60 soal pilihan ganda dan 40 butir soal essay selama 1,5 jam. Kami pun mencoba mengerjakannya semaksimal mungkin meski pada awalnya sempat merasa pesimis. Akhirnya olimpiade diakhiri jam 15.30 WITA dan dilanjutkan dengan sholat Azar kemudian Achievement Motivation Traning oleh trainer TRUSTCO Bali.


Keesokan harinya kami mengikuti acara konferensi nasional, persiapan simposium nasional, dan pengumuman KSEI yang lolos semifinal dan penentuan babak final, serta sebagian dari kami mengikuti acara lanjutan NTT. Acara seminar nasional berlangsung dengan baik, dari tiga pembicara yang hadir, menurut kami yang paling menarik adalah Adiwarman Karim. Beliau mampu menyihir audiens untuk memperhatikan presentasinya dengan guyonan khas, pembawaan yang unik, dan hampir tidak ada audiens yang tertidur. Selanjutnya di acara persiapan simpsosium nasional, pembicara yang hadir memberikan saran-saran kepada FoSSEI untuk membentuk hubungan yang lebih baik dengan pemerintah, ulama, akademisi, praktisi, dan pengusaha agar mampu mendakwahkan ekonomi Islam dengan lebih baik. Setelah itu tibalah waktunya pengumuman KSEI yang lolos ke babak semifinal dan penentuan KSEI yang masuk babak final. Satu per satu nama-nama KSEI dibacakan mulai dari peringkat 20. Dan di urutan 13, tertulis dengan jelas “KEI FE UNS”. Sungguh, serasa tak percaya setelah kemarin kami mendapat kendala. Meskipun tidak menjadi nomor satu tapi hasil ini pasti sudah menjadi yang terbaik dan akan menjadi pengalaman yang sangat berharga. Apalagi kami menempati posisi nomor satu untuk tingkat Jawa Tengah. Tim yang berhasil masuk semi final antara lain dari STEI Tazkia Bogor sebanyak 2 tim, ReLIEF STEI Hamfara Yogyakarta, SEF UGM sebanyak 2 tim, ISEG Unpad, ISEF STEI SEBI, CIES UniBraw dan Shine UI. setelah melewati babak ke 2 yaitu cerdas cermat akhirnya terpilih 3 tim yang berhak maju ke final yaitu SEF UGM 1, SEF UGM 2 dan ISEG UnPad untuk presentasi esok hari. .Acara hari kedua ini berakhir pukul 23.30 WITA.
Keesokan harinya kami mengikuti acara final olimpiade, simposium nasional, dan ramah tamah dengan panitia dan presidium nasional FoSSEI. Acara final olimpiade menghabiskan waktu cukup lama dan pengumuman juara dilakukan esok harinya. Setelah acara final olimpiade tibalah waktunya kami mengikuti acara simposium nasional. Acara ini berjalan lebih lama dibanding dengan final olimpiade, karena banyak sekali pihak yang mengemukakan pendapat baik keluhan, kritik, saran, pujian, dan lain sebagainya. Hasil dari simposium juga diumumkan keesokan harinya. Setelah mengikuti acara ramah tamah yang cukup singkat kami kembali ke penginapan dengan kondisi yang cukup kelelahan, sampai-sampai ada yang masih tertidur di bus walau sudah sampai di tempat penginapan.

Keesokan harinya adalah hari terakhir kami di pulau Dewata. Acara hari itu adalah pengumuman juara olimpiade, juara LKTEI, dan hasil simposium nasional, dilanjutakan penutupan, serta field trip. Dari hasil pengumuman, juara pertama LKTEI diraih oleh peserta dari Universitas Brawijaya, juara kedua diraih oleh peserta dari UGM, dan juara ketiga diraih oleh peserta dari UII Yogyakarta. Kemudian juara pertama dan kedua olimpiade diraih oleh tim dari UGM, tim dari Unpad harus puas di posisi ketiga. Setelah pengumuman juara tibalah saatnya pengumuman hasil simposium nasional yang berlangsung cukup singkat dan dilanjutkan dengan acara penutupan yang dilakukan secara simbolis oleh pembantu rektor III Universitas Udayana. Acara terakhir yakni field trip dilakukan di pantai Nusa Dua dan ke tempat pembelian cinderamata. Kami bertolak dari Bali menuju Solo pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB. Sampai di Solo, pukul 17.00 WIB hari berikutnya.
Berbagai pengalaman kami dapatkan di Bali. Di sana ternyata tradisi masih berjalan sangat kuat, mulai dari sesajen hingga ornamen khas di tiap bangunan hampir kami temui di tiap tempat. Kami juga mengenal kawan-kawan dari berbagai universitas yang memiliki berbagai latar belakang yang unik dan berbeda-beda. Masih banyak lagi pengalaman-pengalaman unik yang kami dapatkan tapi sayang kami tak dapat menjabarkannya satu-persatu.
Untuk lebih lengkapnya silahkan simak cerita ini di tabloid KOME terbitan BAPEMA FE UNS yang akan segera diluncurkan….
Wassalamu ‘alaikum Wr Wb…
(Delegasi KEI FE UNS)

Selasa, 03 Februari 2009

Kajian Ekonomi Islam FE UNS

Kajian Ekonomi Islam, atau yang biasa disingkat menjadi KEI FE UNS, adalah sebuah UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) UNS yang bergerak dalam penyebarluasan dan pembumian Ekonomi Islam di tataran akademis dan kampus. KEI FE UNS yang saat ini menginjak usia ketujuh, didirikan dan dideklarasikan pada tanggal 6 Mei 2002 di FE UNS dengan dihadiri Dekan (Dra. Salamah Wahyuni, SU), PD III (Drs. Yacob Suparno, MSi, Ak), dan Direktur Bank Syariah Mandiri Solo (Iskandar Zulkarnaen, SE). Pada kepengurusan ketujuh ini, KEI UNS dipimpin oleh Syaiful Amri (Manajemen 2006) dengan dibantu oleh 94 pengurus lain yang terus menerus bersama untuk mewarnai FE UNS dan UNS sendiri dengan pewacanaan sistem ekonomi yang berbasis nilai-nilai ilahiyah.
Di usia yang masih sangat muda ini KEI FE UNS berusaha untuk selalu turut aktif dalam upaya membumikan Ekonomi Islam baik itu di tingkat regional maupun nasional. Dalam usaha untuk mewujudkan visi dan misi KEI UNS tersebut maka pada periode kepengurusan 2009 ini KEI FE UNS berlandaskan prinsip “Dakwah, Ukhuwah dan Ilmiah” yang berarti bahwa KEI UNS senantiasa berusaha untuk menjadi organisasi profesional yang berbasis keilmuan ilmiah, bergerak dengan dakwah, dan memiliki kekuatan ukhuwah yang tinggi di dalam budaya KEI FE UNS. Berbekal landasan prinsip tersebut KEI FE UNS selalu berusaha untuk meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan organisasi yang profesional dan selalu belajar tentang pentingnya Ekonomi Islam sebagai suatu sistem ekonomi solutif yang dapat menyelesaikan segala permasalahan perekonomian di negara ini.

VISI KEI FE UNS
PEMBUMIAN NILAI NILAI ISLAM DALAM PERADAPAN DI BIDANG EKONOMI

MISI KEI FE UNS
• MENSOSIALISASIKAN EKONOMI ISLAM
• MEMBERDAYAKAN EKONOMI ISLAM DALAM TATARAN KEILMUAN DAN APLIKASI
• MENGEMBANGKAN KAJIAN KAJIAN EKONOMI ISLAM
• MENJALIN KERJASAMA ANTAR KAJIAN EKONOMI ISLAM
• MENJALIN KERJASAMA DENGAN LEMBAGA YANG BERKOMPETEN DENGAN EKONOMI ISLAM